Amazing Komite III menyayangkan aksi demo buruh PT GNI yang memakan korban jiwa

NanjombangNews – Komite III menyayangkan aksi demo buruh PT GNI yang memakan korban jiwa

image_pdfprint_image

Realitarakyat.com – Anggota Komite III DPR RI, Sarifuddin Sudeng, menyayangkan meninggalnya dua korban akibat demo pekerja lokal PT GNI.

Hal itu diungkapkannya saat bertemu dengan Kapolda Sulteng, perwakilan gubernur, manajemen PT GNI, dan serikat pekerja perusahaan.

“Mengenai masalah kecelakaan yang menewaskan dua korban, kami sangat menyayangkan. Ini bukan pertama kalinya terjadi kejadian seperti itu,” jelas Sarifuddin Sudeng di Ruang Rapat Polres Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (19/1). /2023).

Ia menegaskan, masalah K3 yang sangat perlu diperhatikan adalah terkait dengan hak-hak pekerja dan harus menjadi perhatian PT. GNI agar tidak berlanjut seperti ini di masa depan.

“Kami tegaskan bahwa masalah kenyamanan dan keselamatan kerja benar-benar menjadi perhatian yang sangat serius yang perlu dilakukan begitu juga dengan masalah hak-hak pekerja. Dalam kasus 17 orang yang diduga melakukan bullying dan tindakan vandalisme, kami menuntut restoratif. keadilan, tetapi masih perlu untuk mengatasi para pelaku penganiayaan yang mengakibatkan kematian warga sipil.”

Politisi asal Pilkada Sulawesi Tengah ini berharap tidak ada perbedaan gaji antara TKA dan WNI untuk jabatan dan pekerjaan yang sama. Hal ini dapat menimbulkan kecemburuan sosial yang pada akhirnya akan sesuai dengan haknya dan sedapat mungkin menimbulkan konflik.Hal seperti ini dihindari oleh manajemen PT GNI.

“Ya memang banyak perusahaan khususnya smelter di Murwali menginginkan perlakuan yang sama dalam GNI agar tidak ada perbedaan antara pekerja asing dan pekerja lokal dalam pekerjaan yang setara, sehingga bisa menimbulkan kecemburuan dan menimbulkan konflik,” jelasnya. .

Sarifuddin mengatakan, PT GNI berkomitmen membangun smelter tidak hanya untuk menggerakkan perekonomian tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan menyerap tenaga kerja lokal. Dari sisi tata kelola, PT GNI akan membuka ruang dengan Serikat Pekerja Indonesia (SPI) untuk berdialog tentang apa yang menjadi keluhan para pekerja.

“Soal tata kelola dll, kami juga meminta GNI membuka ruang bagi SPI untuk membuka dialog ketika muncul masalah agar komunikasi tidak terhambat sehingga setiap masalah mendapat solusi ketika dilaporkan, dan kedua belah pihak telah menyepakati hal itu. ,” pungkasnya.

Terakhir, Sarifuddin berharap pertemuan Komite III DPR RI dengan Kapolres Sulteng, perwakilan gubernur, pengurus Partai Buruh Nasional, dan Serikat Pekerja bisa menjadi mediasi antara kedua pihak. agar tuntutan buruh dapat dipenuhi. segera agar konflik tidak terjadi lagi. (di)

Check Also

Amazing Bandara Arab Saudi menerima jemaah, mulai 21 Mei 2023

Amazing Bandara Arab Saudi menerima jemaah, mulai 21 Mei 2023

NanjombangNews – Bandara Arab Saudi menerima jemaah, mulai 21 Mei 2023 IHRAM.CO.ID, RIYADH – Otoritas …