Wow Kerjasama antara Indonesia dan Jepang dalam pembiayaan mitigasi perubahan iklim

NanjombangNews – Kerjasama antara Indonesia dan Jepang dalam pembiayaan mitigasi perubahan iklim

Dalam rangka mitigasi perubahan iklim, Indonesia dan Jepang melakukan kerja sama bilateral.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Dalam rangka mitigasi perubahan iklim, Indonesia dan Jepang melakukan skema kerja sama bilateral Mekanisme Akreditasi Bersama (JCM) menggunakan teknologi, pembiayaan dan fasilitasi peningkatan kapasitas dari pemerintah Jepang. Telah disepakati kerjasama JCM akan diperpanjang hingga tahun 2030, setelah dimulai pada tahun 2013.

JCM dilaksanakan di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dengan melibatkan kementerian/lembaga terkait dan bertujuan untuk mendorong kerja sama penerapan teknologi rendah karbon sebagai bagian dari mitigasi perubahan iklim. Hal ini untuk memfasilitasi penerapan teknologi, produk, sistem, layanan dan infrastruktur rendah karbon, serta meningkatkan kontribusi positif terhadap pembangunan berkelanjutan.

“Keberhasilan implementasi proyek JCM telah mendorong replikasi berbagai teknologi rendah karbon di Indonesia, hingga akhir tahun 2022 telah ada 52 proyek JCM di Indonesia yang terdiri dari 48 proyek Model proyek3 Proyek demonstrasiDan JFJCM adalah satu. Sektor JCM meliputi, antara lain, PendinginDan ceretpv surya, pembangkit biomassa, Kehilangan pemulihan panasujar Asisten Deputi Kerjasama Ekonomi Multilateral Kemenko Perekonomian Feri Ardianto dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (19/1/2023).

Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Kedutaan Besar Jepang Hiroshi Nishimoto mengatakan Jepang telah bermitra dengan 25 negara dalam kerja sama proyek JCM. Diantaranya adalah Indonesia, Vietnam, Mongolia, Meksiko, Arab Saudi, Chili, Senegal, Tunisia, Azerbaijan, Moldova, Georgia, dan Uzbekistan.

Selain itu, terdapat 227 proyek yang tersebar di seluruh dunia. Indonesia adalah negara yang telah mengimplementasikan sebagian besar proyek JCM.

JCM di Indonesia dilaksanakan bersama oleh Indonesia dan Jepang dengan menerapkan prinsip-prinsip Pengukuran, pelaporan dan verifikasi (MRV) sebagai dasar pelaksanaan proyek. Pengurangan emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari proyek JCM dibagi antara kedua negara yang dapat digunakan untuk mencapai target penurunan emisi masing-masing.

Termasuk skema pembiayaan JCM Model proyek Berupa dukungan pembiayaan dari Kementerian Lingkungan Hidup Jepang (MOEJ) hingga 50 persen dari total investasi proyek, Proyek demonstrasi Ini adalah dukungan pembiayaan dari Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri (METI) Jepang yang dapat berjumlah lebih dari 50 persen dari total investasi proyek, selain Dana Jepang untuk JCM (JFJCM) yang Dana perwalian Ini dikelola oleh Asian Development Bank (ADB) dengan pendanaan dari Pemerintah Jepang. Dalam rangka mendorong pertumbuhan rendah karbon di tingkat kota, JCM juga memberikan dukungan melalui skema kerjasama antar kota di Indonesia dan Jepang.

Sejauh ini, lima kota di Indonesia telah bergabung dan bekerja sama dengan empat kota di Jepang dalam melakukan studi kelayakan, yakni Surabaya dengan Kitakyushu, Bandung dengan Kawasaki, Batam dengan Yokohama, Semarang dengan Toyama, dan Jakarta dengan Kawasaki.

Check Also

Amazing Bandara Arab Saudi menerima jemaah, mulai 21 Mei 2023

Amazing Bandara Arab Saudi menerima jemaah, mulai 21 Mei 2023

NanjombangNews – Bandara Arab Saudi menerima jemaah, mulai 21 Mei 2023 IHRAM.CO.ID, RIYADH – Otoritas …