Wow TJSL PLN tertarik untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat

NanjombangNews – TJSL PLN tertarik untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat

persegi | Sumut 24
Unit Induk Pembangunan Sumatera Utara (UIP Sumbagut) PT PLN (Persero) telah melaksanakan 29 program melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PLN Peduli (TJSL), sebagai bentuk kontribusi untuk membantu perekonomian masyarakat. Terutama warga yang tinggal di sekitar proyek PLN.
Terkait hal itu, General Manager PLN UIP Sumbagut Octavianus Duha menjelaskan di Medan, Kamis (19/1/2023), keberadaan PLN Peduli di berbagai sektor seperti pembangunan ekonomi, usaha kecil dan menengah (UMKM). Pendidikan dan pelestarian lingkungan diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.
“Sejak awal, PLN tetap berkomitmen untuk menghasilkan nilai bersama (CSV) berdasarkan Sustainable Development Goals (SDGs) dalam meningkatkan perekonomian bekerjasama dengan dukungan berbagai pihak untuk bersama-sama mengembangkan ekonomi kerakyatan dan pembangunan berkelanjutan,” ujarnya dikatakan. .

Menurut Octa, program TJSL yang dijalankan PLN bertujuan untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SGDs) 2030.

“Dapat kami sampaikan bahwa program TJSL yang dilaksanakan oleh SBU UIP PLN terdiri dari 6 program pilar sosial, 17 program ekonomi, 4 program lingkungan hidup dan 2 program hukum dan tata kelola yang tersebar di Provinsi Sumatera Utara dan Aceh,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu penerima manfaat TJSL PLN Peduli yang kini mendulang sukses adalah Kelompok Tani Kala Silih Nara di proyek PLTA Peusangan 1 & 2 (88 MW), di wilayah Aceh Tengah, yang sebelumnya mendapatkan pelatihan dan budidaya cabai.

Berkat bantuan TJSL dari PLN, kini kelompok tani mampu meningkatkan kuantitas dan kualitas tanaman cabai yang mereka panen.

Sudirman, Ketua Kelompok Tani Kala Sili Nara mengatakan, kerjasama dan bantuan yang diberikan PLN Peduli berdampak pada manfaat peningkatan pendapatan finansial 16 petani yang tergabung dalam kelompok untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Sebagai ketua kelompok dan anggota kelompok tani di sekitar proyek PLTA Peusangan 1 & 2 (88 MW), saya bisa mencapai penjualan hingga Rp 50 juta per kapita, yang sebelumnya hanya Rp 10 juta per kapita. anggota kami bahkan bisa membeli sepeda motor Uang segar hasil panen cabai.” (C04)

Check Also

Amazing Bandara Arab Saudi menerima jemaah, mulai 21 Mei 2023

Amazing Bandara Arab Saudi menerima jemaah, mulai 21 Mei 2023

NanjombangNews – Bandara Arab Saudi menerima jemaah, mulai 21 Mei 2023 IHRAM.CO.ID, RIYADH – Otoritas …