Wow Portofolio pembiayaan UMKM BSI (BRIS) melebihi RPIM 2022

NanjombangNews – Portofolio pembiayaan UMKM BSI (BRIS) melebihi RPIM 2022

NanjombangNewsJakarta – Persentase portofolio pembiayaan yang disalurkan oleh PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) atau BSI pada tahun 2022 akan melampaui komitmen yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.

BI mensyaratkan bank umum konvensional, bank syariah, dan unit usaha syariah untuk memenuhi rasio pembiayaan keseluruhan (RPIM) minimal 20 persen dari total pembiayaan pada tahun 2022.

Sebagai informasi, RPIM adalah rasio yang menggambarkan porsi pembiayaan komprehensif bank dengan rumus perhitungan yang membandingkan hasil penyusutan pembiayaan secara keseluruhan dengan nilai sertifikat deposito pembiayaan komprehensif terhadap total kredit atau pembiayaan. RPIM ini merupakan Kebijakan Komitmen Dukungan Perbankan UMKM yang dikeluarkan oleh BI

Pencapaian pembiayaan UMKM BSI mencapai 24% dari total pembiayaan yang disalurkan BSI pada tahun 2022. Pencapaian BSI tersebut bahkan mendekati komitmen RPIM 2023 sebesar 25%.

“Tahun lalu, proporsi pembiayaan UKM terhadap total pembiayaan BSI sekitar 23-24 persen,” ujar Direktur Utama BSI Institute Heri Junardi di Jakarta, Kamis (19/1/2023).

Hery mengatakan perseroan menargetkan tahun ini pembiayaan untuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah tumbuh sekitar 18%-20% year on year. Pembiayaan UMKM BSI terdiri dari pembiayaan mikro, kredit usaha perorangan (KUR) dan usaha menengah.

Untuk meningkatkan pembiayaan UMKM, BSI akan menjaring lebih banyak nasabah UMKM. Salah satunya melalui Program Talenta Wirausaha BSI 2023.

Program Talenta Wirausaha BSI merupakan program inkubasi bagi entrepreneur dan entrepreneur muda muslim untuk membangun dan meningkatkan kemampuan usahanya, sehingga mampu bersaing di kancah global. Hal ini sejalan dengan etos perusahaan untuk mendukung UMKM Go Halal, Go Digital dan Go Global.

Tahun ini, BSI menargetkan 7.500 orang untuk mengikuti BSI Talenta Wirausaha 2023 dengan menyasar kota-kota besar antara lain Medan, Palembang, Padang, dan Banten.

Selain Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Jombang, Bali, Malang, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, dan Jakarta. Kota-kota tersebut dipilih dengan mempertimbangkan potensi industri kreatif yang besar dan minat terhadap program ini

Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini TWB memiliki 4 kelas diantaranya kelas pemula, kelas eksperimen, kelas pemberdayaan, dan kelas santri.

Heri menjelaskan, pemilihan santri sebagai subkelas TWB 2023 didasarkan pada besarnya potensi pesantren di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Agama RI, jumlah pesantren di seluruh Indonesia sebanyak 26.975 pesantren dengan jumlah santri sebanyak 2.584.749 orang.

“Kewirausahaan muslim adalah identitas wirausahawan muslim yang harus kita dorong menjadi penggerak ekonomi. Dengan adanya kelas Santri di TWB 2023 ini, BSI berharap dapat melahirkan banyak wirausahawan muda muslim yang berpotensi baik,” ujar Hery.

dukungan pemerintah

Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara Eric Thuhir menyatakan dukungannya terhadap program TWB 2023. Ia meyakini program ini akan mampu melahirkan pengusaha dan wirausahawan muslim baru di Indonesia.

Erik menambahkan, keikutsertaan Santry dalam TWB 2023 sejalan dengan kebutuhan Indonesia untuk memperkuat kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusia (SDM). Penguatan sumber daya manusia diperlukan untuk mengisi empat kekuatan ekonomi Indonesia, yaitu sumber daya alam (SDA) yang menyusut dan terindustrialisasi, ketahanan pangan, ekonomi kreatif, dan ekonomi digital.

“Saya berharap para santri di pondok pesantren peserta BSI Talenta Wirausaha 2023 akan lahir menjadi pengusaha muslim yang tangguh,” ujar Eric.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki menyambut baik kehadiran Santri dalam Talenta Wirausaha BSI 2023, dan pemerintah juga berkomitmen membantu pesantren untuk mandiri secara ekonomi.

“Pesantren dapat menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan sektor keuangan seperti bank wakaf kecil dan bank wakaf ultra mikro lainnya, saya yakin program seperti Program Talenta Wirausaha di BSI dapat membantu percepatan penciptaan usaha kecil dan menengah dan penciptaan lapangan kerja, terutama dalam ekosistem ekonomi yang sesuai Syariah,” kata Teiten.


Lihat berita dan artikel kami yang lain di berita Google

Tonton video unggulan di bawah ini:

Check Also

Amazing Bandara Arab Saudi menerima jemaah, mulai 21 Mei 2023

Amazing Bandara Arab Saudi menerima jemaah, mulai 21 Mei 2023

NanjombangNews – Bandara Arab Saudi menerima jemaah, mulai 21 Mei 2023 IHRAM.CO.ID, RIYADH – Otoritas …