Wow Pastikan pencapaian tahun ini | Pos Birao

NanjombangNews – Pastikan pencapaian tahun ini | Pos Birao

Jawab Tanjung – Andy Ameer, Ketua Panitia II DPR Birao, memastikan akan dilakukan regenerasi kawasan yang dianggap kumuh, di sepanjang bantaran Sungai Keli di Jalan Tindian hingga Miluno, Kampung Bugis, Tanjung Redip. tahun ini.

Dia membenarkan hal itu karena rencana pemkab sudah masuk dalam anggaran tahun ini. Sehingga dia yakin, tahun ini bisa terwujud.

“Beberapa waktu lalu kami rapat dengan kantor Berkim Berau. Waktu itu kami sudah minta rincian anggarannya dan anggaran tahun ini (penataan kabupaten bantaran sungai Kelay) sudah masuk. Mudah-mudahan terealisasi sehingga khususnya di kota-kota tidak ada lagi permukiman kumuh,” ujarnya saat rapat di kantornya, Selasa (17/1).

Menurutnya, tidak indah lagi jika jalanan dipercantik di perkotaan, tetapi masih ada permukiman kumuh. Bahkan pihaknya meminta tim turun untuk melanjutkan. Secara detail, Andy Amir juga tidak mengetahui berapa anggaran yang dialokasikan untuk penataan daerah. “Tapi tahun ini, insya Allah akan terjadi,” ujarnya.

Dalam hal ini, Andy Amir meminta agar Pemkab Berau segera melakukan pembenahan atau pembenahan kawasan kumuh. Tidak hanya di perkotaan, di kawasan pesisir dan pedalaman juga perlu mendapat perhatian.

Tapi tetap fokus di perkotaan dulu. Saya tidak tahu persisnya, tapi sepertinya tahun 2023 pengurangan mulai bergerak ke wilayah di luar empat sub-wilayah terdekat, seperti sub-wilayah Sahel dan Sa’a,” jelasnya.

Andy Amir menekankan perlunya mengurangi permukiman kumuh. Anda dapat menerapkan pendekatan pro-poor, pro-job, pro-growth. Ia menjelaskan pro-poor adalah cara pemerintah memberikan perlindungan dan jaminan melalui bantuan sosial, jaminan sosial, bantuan kebutuhan dasar, dan peningkatan pelayanan publik bagi masyarakat miskin. Pro buruh adalah upaya untuk menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat miskin. Sementara itu, pertumbuhan yang mendukung adalah terciptanya pertumbuhan ekonomi yang mampu memperluas kesempatan kerja di sektor formal.

“Awalnya skema sederhana, dengan kondisi ekonomi yang baik, saya yakin tidak akan ada lagi permukiman kumuh.

Secara terpisah, Kepala Bidang Kawasan Permukiman Maya dan Indiana mengakui, berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, secara tegas mengatur proporsi ruang terbuka hijau (RTH) untuk kota dan kabupaten minimal 30 persen dari luas keseluruhan. . Hal ini karena ruang hijau menciptakan energi lingkungan dan kota yang memiliki manfaat besar sebagai tempat berinteraksi dan membentuk estetika.

“Rencana pembebasan lahan ini didukung oleh pemerintah Kabupaten Birau agar tata ruang Birau dapat tersusun sesuai dengan ketentuan tata ruang,” jelas Maya.

Dia menjelaskan, pelaksanaan program ini membutuhkan proses panjang karena harus pembebasan lahan terlebih dahulu. Dimana banyak aspek yang harus disiapkan, baik dari segi dokumen atau sosialisasi secara umum, maupun penyiapan biaya ganti rugi bagi yang terkena pembebasan lahan.

“Tentunya kita harus mempersiapkan diri terutama dengan hati-hati bagi orang-orang yang akan memasuki wilayah pembebasan lahan ini,” ujarnya.

Selain menyiapkan anggaran ganti rugi, pemerintah juga harus menyiapkan lahan alternatif untuk perumahan masyarakat, seperti lokasi pengganti rumah warga terdampak kawasan Zona Hijau. (Maret/Audi)

Check Also

Amazing Bandara Arab Saudi menerima jemaah, mulai 21 Mei 2023

Amazing Bandara Arab Saudi menerima jemaah, mulai 21 Mei 2023

NanjombangNews – Bandara Arab Saudi menerima jemaah, mulai 21 Mei 2023 IHRAM.CO.ID, RIYADH – Otoritas …