Mantap Daftar Instansi Pemerintah dengan Gaji PNS Tertinggi No 1 Non Asing

NanjombangNews – Daftar Instansi Pemerintah dengan Gaji PNS Tertinggi No 1 Non Asing

Jakarta

Bekerja menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih menjadi impian banyak orang hingga saat ini. Pegawai negeri dianggap oleh banyak orang sebagai profesi yang aman karena bisa menjamin hari tua. Namun, gaji PNS ternyata berbeda lho!

Besaran gaji pokok PNS diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019. Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa PNS dengan pangkat lebih rendah tercatat menerima gaji pokok sebesar Rp.

Berikut tabel besaran gaji PNS yang masih berdasarkan ketentuan PP No. 15 Tahun 2019. Berikut daftar besaran gaji PNS tahun 2021:

Tabel Gaji PNS Kelas 1:

Adalah : Rp 1.560.800 – Rp 2.335.800
Referensi sebelumnya: Rp 1.704.500 – Rp 2.472.900
Ic : Rp 1.776.600 – Rp 2.577.500
ID: Rp 1.851.800 – Rp 2.686.500

Jadwal Gaji PNS Kelas II:

IIa: Rp 2.022.200 – Rp 3.373.600
IIb : Rp 2.208.400 – Rp 3.516.300
IIc: Rp 2.301.800 – Rp 3.665.000
Tanggal II: Rp 2.399.200 – Rp 3.820.000

Jadwal Gaji PNS Kelas III:

IIIa: Rp2.579.400 – Rp4.236.400
IIIb: Rp2.688.500 – Rp4.415.600
IIIc : Rp 2.802.300 – Rp 4.602.400
IIId : Rp 2.920.800 – Rp 4.797.000

Jadwal Gaji PNS Kelas IV:

IVa : Rp 3.044.300 – Rp 5.000.000
IVb : Rp 3.173.100 – Rp 5.211.500
IVc : Rp 3.307.300 – Rp 5.431.900
IVd : Rp 3.447.200 – Rp 5.661.700
IV: Rp 3.593.100 – Rp 5.901.200

Gaji PNS belum termasuk tunjangan yang diberikan. Tunjangan yang terlibat berkisar dari tunjangan anak hingga tunjangan kinerja. Tunjangan inilah yang nantinya akan membedakan besaran pendapatan PNS dari satu instansi ke instansi lainnya.

Besarnya tunjangan ini biasanya juga menentukan besarnya penghasilan kotor yang diterima setiap bulannya. Jenis dan besaran tunjangan yang diterima PNS ditentukan oleh peraturan yang berlaku di masing-masing Kementerian/Lembaga (K/L).

Lantas, lembaga mana saja yang menawarkan tunjangan terbanyak di Indonesia?

Pegawai Negeri Sipil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menjadi satu-satunya ASN dengan tunjangan kinerja atau tukin terbesar dibanding instansi pemerintah lainnya.

Aturan mengenai token ini diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 37 Tahun 2015. Tunjangan paling rendah di DJP ditetapkan Rp 5.361.800 untuk level Eksekutif dan untuk jabatan level tertinggi yaitu Eselon I atau Dirjen Pajak Rp 117.375.000 .

Setelah DJP, instansi lain dengan tunjangan terbesar adalah Pemprov DKI Jakarta. Pasalnya, selain menerima gaji pokok yang serupa dengan PNS lainnya, PNS Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berhak mendapatkan tunjangan berupa Penghasilan Tambahan Pegawai (TPP).

Komponen TPP inilah yang menjadi pembeda utama besaran pendapatan PNS dari instansi lain dengan PNS yang bekerja di Pemprov DKI Jakarta. Bahkan, beberapa dari mereka mendapat tambahan gaji PNS lebih dari Rp 100 juta. Hal itu tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Pergub Nomor 19 Tahun 2020 tentang TPP.

Pos dengan TTP terbesar diketahui Sekda dengan nilai Rp 127,71 juta. Sedangkan pusat dengan TTP terendah adalah CPNS RSUD Provinsi sebesar Rp 3,51 juta. Besaran TTP yang diterima PNS di DKI Jakarta akan berbeda dengan TTP di daerah lain.

Apalagi, masih ada Kementerian Keuangan yang memberikan alokasi sangat besar dibandingkan instansi pemerintah lainnya. Namun, besaran tunjangan tersebut masih dalam pengawasan Ditjen Pajak.

Tunjangan PNS Kementerian Keuangan diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) 156 Tahun 2014, dengan tunjangan paling rendah Rp2,57 juta untuk kategori pekerjaan terendah, dan Rp46,9 juta untuk kategori 27.

Apalagi ada Kementerian Hukum dan HAM dengan besaran tunjangan untuk jabatan terendah penerima tunjangan sebesar Rp 2,53 juta, sedangkan kategori tunjangan tertinggi bisa mencapai Rp 33,24 juta. Hal itu tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 130 Tahun 2017.

Selain itu, masih ada BPK yang merupakan lembaga negara yang memiliki tunjangan yang besar dibandingkan dengan yang lain, yang diatur dengan Peraturan Presiden (Perpres) 188/2014. Tunjangan PNS BPK paling rendah Rp 1,54 juta, sedangkan tunjangan terbesar Rp 41,5 juta untuk pekerjaan Kelas 17.

(fdl/fdl)

Check Also

Amazing Bandara Arab Saudi menerima jemaah, mulai 21 Mei 2023

Amazing Bandara Arab Saudi menerima jemaah, mulai 21 Mei 2023

NanjombangNews – Bandara Arab Saudi menerima jemaah, mulai 21 Mei 2023 IHRAM.CO.ID, RIYADH – Otoritas …