Mantap Chevron menyelesaikan pengalihan manajemen proyek gas langsung internasional raksasa pada kuartal pertama 2023

NanjombangNews – Chevron menyelesaikan pengalihan manajemen proyek gas langsung internasional raksasa pada kuartal pertama 2023

NanjombangNewsJakarta – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Eksplorasi Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memastikan pembahasan pencabutan hak partisipasi Chevron pada proyek Deepwater Development (IDD) Indonesia Tahap II telah mencapai kesepakatan.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan, Chevron bersama calon operator berkomitmen menyelesaikan proses pengalihan pengelolaan suatu area of ​​interest kepada pemerintah pada kuartal pertama 2023.

“Kedua pihak sepakat kuartal pertama ini bisa diselesaikan dan didapatkan,” kata Dwi saat jumpa pers di kantor SKK Migas, dilansir Kamis (19/1/2023).

Namun, kata Dwi, proses due diligence, termasuk soal aset, masih dalam proses. Menurutnya, due diligence sangat penting untuk memastikan pengalihan pengelolaan portofolio proyek laut dalam yang berisiko tinggi tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

“Ada beberapa data yang masih harus dilengkapi lagi oleh Chevron dan meyakinkan SKK bahwa tidak ada masalah dengan aset IDD dan kuartal pertama bisa Sepakat,” Dia berkata.

Sementara itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dalam beberapa kesempatan memastikan calon operator yang akan mengambil alih Chevron adalah perusahaan migas asal Italia, Eni. Portofolio IDD menarik bagi Eni karena sudah memiliki fasilitas produksi yang dekat dengan proyek.

Seperti diketahui, baru-baru ini diketahui bahwa proses divestasi di antara kontraktor KKS berjalan mulus di tengah sejumlah fokus transformasi portofolio perusahaan migas internasional yang mulai meninggalkan energi fosil.

Dengan demikian, blok yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) senilai US$6,98 miliar atau setara Rp108,99 triliun (asumsi kurs Rp15.616 per dolar AS) itu bisa kembali beroperasi tahun depan.

Bergantung pada tenggat waktu yang ditetapkan oleh SKK Migas, ajukan rencana pengembangan yang direvisi atau rencana pengembangan Proyek IDD (PoD) diharapkan akan selesai pada kuartal ketiga tahun 2023.

selama proyek Rekayasa, pengadaan dan konstruksi (EPC) diperkirakan mulai 2024 hingga 2028. Setelah itu, targetnya di aliran Rencananya akan diperkenalkan pada tahun 2028 yang masih menunggu tinjauan dokumen pengiriman setelah transfer formal manajemen berlangsung.

Seperti diketahui, Chevron mengajukan izin buka data untuk mencari investor baru sejak Juli 2019 dan mengajukan kembali pada Februari 2020.

Mengutip indonesia.chevron.com, Chevron telah menetapkan bahwa proyek IDD tidak dapat bersaing dalam portofolio global perusahaan. Chevron saat ini sedang mengevaluasi alternatif strategis untuk memiliki dan mengoperasikan 62 persen sahamnya.

Proyek IDD yang berlokasi di Cekungan Kutai, Kalimantan Timur, merupakan proyek pengembangan lima lapangan gas laut dalam pada kedalaman antara 975m dan 1785m dan dilaksanakan secara terpadu untuk memenuhi kebutuhan gas wilayah tersebut. Pasar domestik dan pabrik LNG Bontang.

Proyek IDD akan menghasilkan 844 juta standar kaki kubik gas alam per hari dan 27.000 barel per hari minyak bumi.

Dengan estimasi biaya investasi sebesar US$6,98 miliar, pengembangan proyek IDD dilakukan dalam dua tahap, yaitu pengembangan lapangan Bangka dengan dua sumur yang terhubung dengan fasilitas apung West Seno (FPU) pada tahap pertama, dan pembangunan. Dari Gendalo Gehem (GG) Tahap II yaitu mengembangkan lapangan Gehem, Gandang, Gendalo dan Maha dengan 26 sumur menjadi dua FPU baru.

Di antara lapangan yang ada, hanya Lapangan Bangka yang telah berproduksi secara komersial pada 17 Agustus 2016.

Sejauh ini, Chevron telah merevisi rencana bisnis proyek IDD karena nilai investasi meningkat dari US$6,9 miliar pada 2007 menjadi US$12 miliar pada 2014. Dalam proposal terakhir yang diajukan pada akhir 2015, nilai investasi mencapai US$9 miliar. . Dengan asumsi kredit investasi lebih dari 100 persen.


Lihat berita dan artikel kami yang lain di berita Google

Tonton video unggulan di bawah ini:

Check Also

Amazing Bandara Arab Saudi menerima jemaah, mulai 21 Mei 2023

Amazing Bandara Arab Saudi menerima jemaah, mulai 21 Mei 2023

NanjombangNews – Bandara Arab Saudi menerima jemaah, mulai 21 Mei 2023 IHRAM.CO.ID, RIYADH – Otoritas …