Apa yang dimaksud dengan Karhutla? Inilah arti singkatan dan segala serba-serbinya

NanjombangNews – Apa yang dimaksud dengan Karhutla? Inilah arti singkatan dan segala serba-serbinya

Jakarta

Karhutla berarti kebakaran hutan dan lahan. Karhutla adalah jenis bencana yang terjadi karena faktor alam atau ulah manusia. Namun, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan.

Lantas, apa yang dimaksud dengan karhutla? Berikut sebaran kebakaran hutan dan lahan yang dirangkum tim detikcom.

Arti singkatan Karhutla

Mengutip situs Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Daerah Istimewa Yogyakarta, Karhutla berarti kebakaran hutan dan lahan. Karhutla adalah peristiwa pembakaran hutan atau lahan baik secara alami maupun melalui perbuatan manusia, sehingga mengakibatkan kerusakan lingkungan yang menimbulkan kerugian ekologis, ekonomi, sosial, budaya dan politik.

Kebakaran hutan dan lahan umumnya terjadi pada musim kemarau, baik di kawasan hutan yang dikuasai pemerintah maupun di lahan milik masyarakat.

Karhutla berarti kebakaran hutan dan lahan.  Bencana kebakaran hutan dan lahan dapat disebabkan oleh faktor alam maupun perbuatan manusia.Karhutla berarti kebakaran hutan dan lahan. Bencana kebakaran hutan dan lahan dapat disebabkan oleh faktor alam maupun perbuatan manusia. (Foto: ANTARA FOTO/Fransisco Carolio)

Penyebab Karhutla

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat terjadi secara alami maupun karena ulah manusia. Dilansir situs Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Badung, berikut poin-poin penyebab karhutla.

Faktor alam:

  1. Petir
  2. lahar
  3. Gesekan antar pohon yang kemudian menimbulkan percikan api
  4. kemarau panjang.
  • faktor manusia:
  1. Pembukaan lahan dengan membakar hutan
  2. Pencatatan acak
  3. Tidak melakukan penghijauan (reboisasi)
  4. Membakar sampah di hutan
  5. Membuang puntung rokok di kawasan hutan.

Apa efek dari Carhutla?

Karhutla di suatu kawasan tentunya akan menimbulkan asap yang dapat membahayakan kesehatan makhluk hidup. Tidak hanya itu, kebakaran hutan juga mengurangi daerah resapan air karena tidak ada lagi pepohonan.

Mengutip situs Indonesia yang baik oleh Kominfo, berbagai dampak kebakaran hutan dan lahan adalah:

  1. Merusak ekosistem sehingga tumbuhan dan hewan yang hidup di hutan musnah
  2. Asap kebakaran dapat menyebabkan penyakit
    Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA)
    – asma
    – penyakit paru paru
    – Penyakit jantungku
    Iritasi mata, tenggorokan dan hidung
  3. Kabut dari kebakaran hutan dapat mengganggu penglihatan dan transportasi
  4. Difusi asap melibatkan emisi karbon dioksida dan gas lainnya ke udara. Hal ini menyebabkan pemanasan global dan perubahan iklim
  5. Hutan sangat terbuka sehingga berpotensi menyebabkan tanah longsor dan banjir
  6. Kurangnya sumber air bersih dan kekeringan karena tidak ada pohon untuk menyimpan cadangan air.

Cara mencegah kebakaran hutan dan lahan

Karhutla berarti kebakaran hutan dan lahan yang terjadi karena faktor alam atau perbuatan manusia. Selain itu, kita sebagai manusia dapat melakukan beberapa cara untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan. Apa pun?

  • Upaya berupa pencegahan, penanggulangan dan pasca penanganan kebakaran hutan dan lahan
  • Mengefektifkan upaya penegakan hukum terhadap tindak pidana kebakaran hutan dan lahan
  • Jangan membuka lahan atau menyiapkan lahan untuk dibakar
  • Jangan tinggalkan jejak api unggun jika ada bara api yang membara
  • Jangan membuang puntung rokok ke hutan
  • Jangan menebang pohon sembarangan
  • Jangan membuang kotoran.

(kny/imk)

Check Also

Biaya Haji Rp 69 Juta, Komite Haji Nasional: Peningkatan biaya untuk kemanfaatan dan kesinambungan keuangan haji

Biaya Haji Rp 69 Juta, Komite Haji Nasional: Peningkatan biaya untuk kemanfaatan dan kesinambungan keuangan haji

NanjombangNews – Biaya Haji Rp 69 Juta, Komite Haji Nasional: Peningkatan biaya untuk kemanfaatan dan …