Wow Pertumbuhan Konsumsi Listrik Jawa Timur Tahun 2022 Sebesar 2,76%

NanjombangNews – Pertumbuhan Konsumsi Listrik Jawa Timur Tahun 2022 Sebesar 2,76%

Selasa, 17 Januari 2023 | 02:43 WIB

| staf :

Editor: Topiary

Surabaya, InfoPublik – Pada periode pemulihan ekonomi pascawabah, konsumsi listrik di Jawa Timur meningkat yang ditandai dengan peningkatan penjualan sebesar 2,76% dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada tahun 2022, unit distribusi utama (UID) PT PLN (Persero) Jawa Timur (UID) berhasil membukukan penjualan sebesar 40.547 GWh.

General Manager PLN UID Jatim, Lasiran di Surabaya, Senin (16/1/2023) mengatakan, pertumbuhan konsumsi listrik terbesar disumbang oleh sektor bisnis dan industri yang semakin terjepit pascapandemi.

Tercatat sektor industri di Jawa Timur secara keseluruhan mengalami peningkatan sebesar 3,42% dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan sektor usaha sangat tinggi yaitu 8,70%.

Hal ini merupakan pertanda positif bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia. “Terkait kelistrikan, kami siap support dengan kapasitas yang cukup dan kehandalan yang tinggi,” jelas Lasiran.

PLN terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan penjualan tenaga listrik dengan mendukung kegiatan produktif masyarakat melalui kegiatan intensifikasi dan perluasan.

Melalui Program Intensifikasi, PLN menggalakkan iklim dan pertumbuhan gaya hidup yang menggairahkan dengan berbagai gerakan, kampanye dan kolaborasi. “Dalam bentangan ini, kami menggalakkan elektrifikasi pertanian dan elektrifikasi kelautan,” katanya.

Sektor pertanian dan perikanan yang produksinya dapat ditingkatkan dengan menghilangkan solar dan lain-lain.

“Di Jawa Timur banyak elektrifikasi pertanian di kabupaten Madiun dan Banyuwangi, dimana sektor pertanian banyak didukung oleh elektrifikasi, selain menekan biaya, juga dapat meningkatkan produktivitas,” kata Lasiran.

Menyikapi tantangan perubahan zaman dan tujuan mencapai energi bersih, PLN UID Jawa Timur memiliki per Desember 2022 sebanyak 34 pelanggan yang telah membeli Renewable Energy Certificate (REC) dengan total omzet sebanyak 471.038 unit REC atau setara dengan Rp16,8 triliun. 48 miliar.

Pencapaian ini meningkatkan jumlah pesan dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 8.631 unit. Hal ini menunjukkan semakin banyak perusahaan di Jawa Timur yang sadar akan pentingnya penggunaan energi bersih.”

PLN mendapatkan pengakuan dari pelanggan, berhasil mengubah mentalitas industri yang tidak percaya terhadap kualitas PLN, pada tahun 2022 sebanyak lima perusahaan raksasa di Jawa Timur memutuskan untuk menggunakan listrik PLN dengan menandatangani Captive Power Acquisition Agreement Penjualan PLN meningkat sebesar 575,44 GWh atau pendapatan sebesar 494,08 miliar rupiah Indonesia.

Serangkaian kegiatan dilakukan secara rutin dan intensif, antara lain investigasi calon pelanggan, peningkatan daya tanggap dan pelayanan sehingga pada tahun 2022 perjanjian akuisisi energi captive berhasil ditandatangani dengan 5 perusahaan antara lain PT Cheil Jedang Indonesia, PT Tjiwi Kimia, PT Petrokimia , PT Sasa Inti dan PT Adiprima Suraprinta.

Selain itu, kami juga telah berhasil menghubungkan layanan khusus dan premium kepada 2917 klien. “Hal ini tentunya menjadi pukulan telak bagi semangat kami terhadap kepercayaan pelanggan untuk terus meningkatkan pelayanan terbaik yang handal dan terpercaya,” ujar Lasiran. (MC Diskominfo Prov Jatim/non hjr/toeb)


Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan/atau menyalin konten ini dengan mengutip sumbernya InfoPublik.id

Check Also

Amazing Bandara Arab Saudi menerima jemaah, mulai 21 Mei 2023

Amazing Bandara Arab Saudi menerima jemaah, mulai 21 Mei 2023

NanjombangNews – Bandara Arab Saudi menerima jemaah, mulai 21 Mei 2023 IHRAM.CO.ID, RIYADH – Otoritas …