Pakar hukum Iran: Barat menggunakan kebencian agama sebagai alat untuk mengobarkan ekstremisme dan terorisme

NanjombangNews – Pakar hukum Iran: Barat menggunakan kebencian agama sebagai alat untuk mengobarkan ekstremisme dan terorisme

Demonstran membakar bendera Prancis saat protes terhadap kartun fitnah yang diterbitkan mingguan satir Prancis Charlie Hebdo, di luar Kedutaan Besar Prancis di ibukota Iran, Teheran, Minggu (23/8/1). (Foto: Berita Tasnim).

telusur.co.id – Seorang ahli hukum senior Iran mengatakan bahwa Barat menggunakan kebencian agama sebagai alat untuk memicu ekstremisme dan terorisme di negara lain.

berdasarkan PressTVAbbas Ali Qadhodaei, yang juga mantan juru bicara Dewan Konstitusi Iran, membuat pernyataan tersebut dalam sebuah tweet pada hari Senin sebagai tanggapan atas kartun fitnah yang diterbitkan oleh majalah Prancis Charlie Hebdo, yang menargetkan nilai-nilai nasional dan agama Iran.

“Kebencian agama adalah alat politik di tangan Barat untuk menciptakan kekerasan, ekstremisme, dan terorisme,” katanya.

Pakar menambahkan: “Untuk alasan ini, keputusan yang diambil oleh Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Majelis Umum untuk melarang penghinaan terhadap kesucian agama disambut dengan suara negatif dari rezim Amerika dan Prancis.”

Komentarnya muncul setelah surat kabar Charlie Hebdo menerbitkan beberapa kartun yang berisi penghinaan terhadap kesucian umat Islam dan nilai-nilai agama dan nasional Iran. Pada awal Desember, majalah sayap kanan yang kontroversial mengumumkan kontes kartun.

Dalam sebuah posting di akun Twitternya awal bulan ini, Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir Abdollahian mengecam keras tindakan “menghina” majalah Prancis yang kontroversial itu, dan memperingatkan tanggapan “tegas”.

“Langkah yang menghina dan tidak pantas dari penerbit Prancis dalam menerbitkan kartun melawan otoritas agama dan politik ini tidak akan berjalan tanpa tanggapan yang efektif dan tegas,” tulis menteri dalam tweet di Twitter.

Ribuan orang Iran di seluruh negeri turun ke jalan pada hari Jumat untuk mengecam kartun menghina yang diterbitkan oleh majalah Prancis tersebut.

Demonstran menghadiri demonstrasi setelah shalat Jumat di kota-kota besar, termasuk ibu kota, Teheran, dan menyatakan dukungan untuk pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Ali Khamenei, dan meneriakkan slogan-slogan melawan negara-negara Barat dan tindakan permusuhan mereka terhadap Iran dan Islam.

Dan mereka mengeluarkan resolusi, menunjukkan bahwa “langkah kurang ajar” bersaksi tentang “ketidakpuasan musuh” terhadap Islam, sementara itu hanya menunjukkan kehancuran moral dan spiritualitas di Barat. [Tp]

Check Also

Biaya Haji Rp 69 Juta, Komite Haji Nasional: Peningkatan biaya untuk kemanfaatan dan kesinambungan keuangan haji

Biaya Haji Rp 69 Juta, Komite Haji Nasional: Peningkatan biaya untuk kemanfaatan dan kesinambungan keuangan haji

NanjombangNews – Biaya Haji Rp 69 Juta, Komite Haji Nasional: Peningkatan biaya untuk kemanfaatan dan …