Mantap Berikut adalah strategi portfolio ringan untuk meningkatkan UMKM pasca pandemi

NanjombangNews – Berikut adalah strategi portfolio ringan untuk meningkatkan UMKM pasca pandemi



Surabaya

Gubernur Jatim Khiva Indar Parawansa terus mendorong pertumbuhan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUMKM) untuk bangkitnya ekonomi inklusif di Jatim. Dia optimistis usaha mikro, kecil, menengah, dan koperasi bisa menjadi penopang utama perekonomian Jawa Timur.

“KUMKM dapat menjadi penyangga perekonomian Jawa Timur pada masa pemulihan pascapandemi, oleh karena itu Pemprov Jatim berkomitmen untuk mendorong terciptanya ekonomi inklusif yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui koperasi, usaha mikro, kecil dan gerakan sedang,” detikJawa TimurSelasa (17/1/2023).

Sebagai wujud komitmen Pemprov Jatim, Khofifah meluncurkan Program Kredit Sejahtera (Proxera) melalui UMKM Bank Jatim. Prokesra adalah program kredit murah dengan bunga pinjaman yang seharusnya berkisar antara 12,15% hingga 3%. Suku bunga yang lebih rendah karena adanya subsidi bunga dari Pemprov Jatim sebesar 9,25%.

Al-Khafifah menambahkan, total kredit yang disalurkan Bank Jatim kepada industri kecil dan menengah dalam waktu 4 bulan sebesar Rp15,19 miliar, dengan total 1.792 pelaku di bidang usaha kecil.

“Kami berharap dengan adanya program Prokesra ini dapat membantu dalam perputaran modal bagi para pengusaha kecil, agar tidak meminjam kepada rentenir berkedok pinjaman. On line. Ke depannya, program kredit murah ini akan terus kami tingkatkan agar lebih banyak UMKM yang bisa mengaksesnya.”

Selain kredit lunak, Pemprov Jatim juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas produk UMKM dan koperasi Jatim. Salah satu cara untuk meningkatkan mutu adalah melalui sertifikasi dan standardisasi. Pemprov Jatim juga memberikan bantuan kepada Merek Dagang Re-logo dan kemasan serta foto produk. Proses rebranding difasilitasi oleh Millennial Job Center (MJC). Untuk mendukung hal tersebut, Pemprov Jatim akan mendapatkan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa alat kemas dari Bank Jatim dan Belt and Road Initiative pada tahun 2022.

“Produk UKM kami tidak kalah dengan produk yang ada di pasaran, apalagi dilengkapi dengan sertifikasi dan kualitas kemasannya ditingkatkan agar lebih menarik konsumen. Oleh karena itu, kami juga melakukan berbagai fasilitas standardisasi untuk produk koperasi UMKM untuk membantu pekerjaan desain Logo untuk membuat kemasan yang menarik.

Ia melanjutkan, “Alhamdulillah, tahun 2022 kemarin kami menerima CSR berupa alat pengemas dari Bank Jatim dan BRI. Ini merupakan bukti terciptanya sinergi dan kerjasama yang baik dari berbagai pihak untuk mewujudkan KUMKM di Jawa Timur.”

Sebagai informasi, selama tahun 2022, Pemprov Jatim melalui Dinas Koperasi dan UKM memfasilitasi sertifikasi halal untuk 323 UKM, sertifikasi HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point) untuk 4 UMKM, dan sertifikasi SNI untuk 2 UMKM, merek dagang terdaftar. untuk 162 produk, selain memfasilitasi pengujian laboratorium untuk 21 produk.

Dalam penerbitan sertifikasi halal juga telah dilakukan kerjasama dengan Kementerian Agama wilayah Jawa Timur selain kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat untuk mendorong percepatan sertifikasi halal.

Dari sisi legalitas, telah diterbitkan 28 notaris obligasi untuk penerbitan badan hukum koperasi dan 1.600 usaha mikro dan menengah dibantu untuk penerbitan NIB (Nomor Induk Usaha). Tidak berhenti sampai di situ, dalam rangka mendorong adaptasi digital koperasi dan UMKM, Dinas Koperasi dan UKM Jatim aktif menyelenggarakan kegiatan pelatihan melalui platform Sijawara+ (Sistem Informasi Pembelajaran dan Peningkatan Wawasan Koperasi).

“Selama tahun 2022, sebanyak 3.411 orang mengikuti pelatihan melalui platform ini dan memperoleh sertifikat pelatihan SiJawara+ elektronik. Selain itu juga diluncurkan aplikasi pelaporan keuangan kolaboratif baik konvensional maupun syariah,” ujar Khofifah. .

Khofifah menjelaskan bentuk dukungan lainnya adalah Ruang KUKM kerja bersama yang diadakan di Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, podcast keikutsertaan yang sering di Sinobar, yang juga merupakan salah satu gebrakan Dinas Koperasi dan UKM. untuk menambah wawasan tentang koperasi dan UKM, yang menawarkan koperasi aktif dan usaha mikro, kecil dan menengah yang telah mencapai kesuksesan, terutama dari generasi milenial.

Tak hanya memberi ruang, Khofifah juga mengatakan fasilitas yang diberikan Pemprov Jatim juga berupa ilmu. diantara mereka, Lokakarya Digitalisasi Pemasaran dengan menggandeng beberapa platform pasar e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, Grab, Blibli, Gojek, Lazada serta menggandeng platform Kasir Pintar untuk mendorong digitalisasi transaksi oleh UMKM.

“Tahun 2022 akan diadakan magang di Kampus Shopee UKM dengan target menjangkau 2.000 pelaku UMKM,” ujarnya.

Pada akhirnya Gubernur Jatim optimistis KUMKM di Jatim akan meningkat dan masuk kancah internasional. Dia mencatat, salah satu cara masuk adalah melalui misi dagang dan peningkatan kerja sama dengan Jawa Timur yang berada di luar negeri.

“Ke depan, dalam rangka mendorong KUMKM untuk upgrade dan go global, akan dilakukan test market sebagai bagian dari penjajakan pasar luar negeri dan peningkatan kerjasama dengan ekspatriat asing dalam upaya memperluas pasar ekspor produk UMKM,” kata Khofifah. .

Tonton videonya”Penggeledahan Gedung DPRD Jawa Timur, KPK Sita Uang Rp 1 Miliar
[Gambas:Video 20detik](tetap/dte)

Check Also

Amazing Bandara Arab Saudi menerima jemaah, mulai 21 Mei 2023

Amazing Bandara Arab Saudi menerima jemaah, mulai 21 Mei 2023

NanjombangNews – Bandara Arab Saudi menerima jemaah, mulai 21 Mei 2023 IHRAM.CO.ID, RIYADH – Otoritas …