Serunya Chef Battle Di PHMI Festival, tantang general manager sebuah hotel cepat saji

NanjombangNews – Serunya Chef Battle Di PHMI Festival, tantang general manager sebuah hotel cepat saji

Timisendonesia, Surabaya – Bagaimana jika manajer umum dan koki hotel memasak bersama? Kemeriahan terjadi pada acara Chef Battle yang digelar Perhimpunan Hotel dan Media Indonesia (PHMI) di Royal Plaza.

Delapan tim dari G Suite, Yello Jemursari Surabaya, Crown Prince Hotel, Gunawangsa MERR, ibisStyle Jemursari Surabaya, Surabaya Suites Hotel, Luminor Sidoarjo dan The Alana Surabaya turut memeriahkan acara yang didukung oleh Maxim dan Plendo ini.

iklan

Setiap peserta diberi waktu 60 menit untuk meracik bahan-bahan yang telah disiapkan sponsor menjadi hidangan siap santap.

Manajer umum nenek yang memasak sangat cepat. Masakan nenek jelas bukan GM (Kalau GM masaknya harus cepat. Kalau lama pasti bukan GM), kata Ita Tanya, GM Yelo Jemursari Surabaya, Senin (16/1/2023).

“Menang bisnis terakhir, yang penting rayakan ulang tahun PHMI!” Seru Intan Alice, General Manager Luminor Sidoarjo dengan raut wajah ceria yang khas.

“Satu jam saja sudah cukup, bahkan untuk profesional sebenarnya bisa selesai dalam 15 menit,” kata Sarto, Executive Chef ibisStyle Jemursari Surabaya.

Berkat pangsit saus matcha yang disiapkan untuk hidangan penutup dan hidangan utama yang menggabungkan masakan Indonesia dan Jepang dengan bahan ikan kembung, tim dari hotel bintang 4 di Surabaya timur ini mendapatkan penghargaan sebagai juara pertama oleh dewan juri. Tim dari Alana Surabaya, dan tim Luminor Sidoarjo sebagai Juara 3.

Ia menjelaskan, “Memasak pancake ini sangat mudah. ​​Tinggal tambahkan tepung terigu dengan telur sebagai tambahan baking powder hingga mengembang.”

Chef Sarto menyebutkan bahwa saus matcha mudah didapat karena banyak beredar di pasaran. “Sedangkan garnish ditambahkan sebagai pajangan untuk hidangan penutup. Adonan pie ini mudah dipraktekkan di rumah.”

Untuk menu utama, Chef Sarto mengaku mengambil ide dari perpaduan mie dan masakan Jepang. “Saus miso ditambah jamur dan wortel siap disajikan,” ujarnya.

Mengenai bahan ikan kembung yang digunakan untuk memasak, Chef Sarto juga mengatakan bahwa ikan ini mudah diolah dengan bumbu apapun.

“Kalau dimasak pure, campuran telur dan tepung tapioka harus seimbang,” pintanya.

Agar tidak amis, Chef Sarto menyarankan untuk menambahkan jeruk nipis dan jahe.

“Rebus juga ikan ini jangan lebih dari 5 menit untuk potongan-potongan kecil. Semakin lama (direbus) ikannya akan semakin padat,” ujarnya.

Hal senada dikatakan oleh Chef Bodhi Susanto, salah satu juri chef battle di “PHMI Fest”. “Ikan air tawar dan seafood mudah diolah dan pastinya enak rasanya,” kata Direktur ICA Jatim itu.

Ketika ditanya tentang bahan ikan yang sering dikhawatirkan berbau tidak sedap, Chef Bodhi menegaskan bahwa makanan laut atau hewan air tawar yang baik pasti tidak akan berbau.

“Bau ikan, apalagi kalau sudah digigit bakteri. Ikan itu tidak sehat,” kata Gresik Pantura Raya, Wakil Ketua ICA BPC Pantura Raya Gresik.

Untuk mengurangi bau tak sedap, Chef Bodhi mengatakan bisa menggunakan lemon. “Atau bisa juga menggunakan bawang putih yang sudah dihaluskan lalu dioleskan pada ikan yang ingin disuguhi,” ujarnya di sela-sela chef battle di PHMI Fest.

**) Ikuti berita terbaru kali Indonesia di dalam berita Google

Check Also

Biaya Haji Rp 69 Juta, Komite Haji Nasional: Peningkatan biaya untuk kemanfaatan dan kesinambungan keuangan haji

Biaya Haji Rp 69 Juta, Komite Haji Nasional: Peningkatan biaya untuk kemanfaatan dan kesinambungan keuangan haji

NanjombangNews – Biaya Haji Rp 69 Juta, Komite Haji Nasional: Peningkatan biaya untuk kemanfaatan dan …