Partai Gelora yang dipimpin Anis Mata Fahri Hamzah pada pemilihan presiden 2024

NanjombangNews – Partai Gelora yang dipimpin Anis Mata Fahri Hamzah pada pemilihan presiden 2024

Jakarta, IDN Times – Partai Gelombang Populer (Gilora) menyerukan presiden umumnya, Anis Mata, dan wakilnya, Fahri Hamza, mencalonkan diri sebagai presiden dan wakil presiden pada pemilu 2024.

Hal itu disampaikan Rico Marbone, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Papilo) Partai Gelora. Dia mengaku akan mendorong Presiden Jenderal dan Wakil Presiden untuk ikut serta dalam pemilihan presiden 2024.

“Dinamika capres dan cobblers masih bergerak dinamis dan lancar. Tidak hanya parpol, ada parpol baru yang juga terlibat dalam mendorong kader internal yang akan berlangsung pada Pilpres 2023,” Rico kata Marbon dalam keterangan tertulisnya, 2024.

Baca juga: Fahri Hamzah bantah adanya instruksi dari Istana agar Partai Gelora lolos KPU

1. Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Partai Gelora jangan dianggap remeh

Partai Anis-Fahri Terbentang Tahun 2024, Bandingkan Partai Gelora dengan Anies dan RKWakil Presiden Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Jelora) Fahri Hamzah (Partai Jelura)

Rico mengatakan, tim internal Gelora positif memberikan dukungan kepada Anis Mateh dan Fahri Hamza untuk mencalonkan diri di Pilkada 2024. Duo capres dan cawapres akan dilaporkan dari Gelora ke partai parlemen dan nonparlemen.

Menurutnya, Anis dan Fahri tidak bisa dianggap remeh. Sebab meski partai tersebut merupakan partai politik baru, Gelora memiliki lebih dari 700.000 kader sah di daerah.

Ia menambahkan, “Kalau partai Gelora sudah jelas, termasuk tambahan 700.000 kader dibanding Anis Baswedan dan Radwan Kamel yang tidak punya partai. Jadi tentu saja kami ingin mencalonkan Pak Anis Matta dan Pak Fahri Hamza untuk jabatan presiden. dan wakil presiden.”

2. Partai Gelora ingin memperbaharui kepemimpinan

Lanjutkan membaca artikel di bawah ini

pilihan Editor

Partai Anis-Fahri Terbentang Tahun 2024, Bandingkan Partai Gelora dengan Anies dan RKPartai Gelora Mendaftar ke KPU Sebagai Peserta Pemilu 2024 (IDN Times/Ilman)

Rico mengatakan parpol harus berani mendorong kader internalnya untuk bisa mencalonkan diri di Pilpres 2024, karena ia mulai melihat fenomena parpol tidak mengedepankan kader internalnya dalam sengketa politik. Menurutnya, harus ada pembaharuan kepemimpinan di Indonesia.

“Jadi kalau kita lihat, sebenarnya partai politik ini seharusnya sudah diperbaharui. Sekarang saya melihat, saya perhatikan dengan upaya sistematis bahwa pimpinan partai politik yang kita anggap sebagai kader terbaik partai politik itu dikondisikan sebagai jika mereka selalu lemah dibandingkan dengan orang luar.”

Baca juga: Fahri Hamzah Yakin Partai Gelora Raih Suara Partai Lama

3 – DPW Gelora Partai Aceh Dukung Anis Mata-Fahri Hamzah di Pilpres 2024

Partai Anis-Fahri Terbentang Tahun 2024, Bandingkan Partai Gelora dengan Anies dan RKPartai Gelora Mendaftar ke KPU Sebagai Peserta Pemilu 2024 (IDN Times/Ilman)

Diketahui, sejumlah rekanan keluarga Partai Gelora telah mengusulkan Anis Mata dan Fahri Hamzah sebagai pasangan calon presiden untuk Pilpres 2024. Salah satunya adalah DPW Partai Gelora Aceh.

DPW Partai Gelora Aceh memastikan akan mencalonkan pendiri yang juga merupakan presiden dan wakil presiden Partai Gelora Indonesia, Anis Mata dan Fahri Hamza, sebagai calon presiden dan wakil presiden potensial.

Hal itu disampaikan dalam rapat koordinasi provinsi dalam rangka persiapan jelang Pilkada 2024. Kegiatan yang digelar di Graha Coffee and Resto, Sabtu, 14 Januari 2023, Kota Lhokseumawe itu dihadiri pejabat Dewan Pimpinan Nasional. dan Dewan Pimpinan Daerah di Daerah Aceh 2 Dapil DPR RI.

Partai Gelora menjadi sorotan karena disebut melakukan kecurangan dalam proses pendaftaran partai politik KPU. Koalisi Kewarganegaraan Pengawal Pemilu Bersih sebelumnya membeberkan sejumlah screenshot Ketua KPU Hashim Assyari yang meminta KPUD memenuhi syarat Partai Gelora (MS) dalam proses cek fakta.

Pertemuan Backstage dan Panitia II yang semula direncanakan terbuka, tiba-tiba menjadi tertutup dari media.

Check Also

Biaya Haji Rp 69 Juta, Komite Haji Nasional: Peningkatan biaya untuk kemanfaatan dan kesinambungan keuangan haji

Biaya Haji Rp 69 Juta, Komite Haji Nasional: Peningkatan biaya untuk kemanfaatan dan kesinambungan keuangan haji

NanjombangNews – Biaya Haji Rp 69 Juta, Komite Haji Nasional: Peningkatan biaya untuk kemanfaatan dan …