Mantap Cara berkolaborasi lintas sektor untuk menyelamatkan generasi masa depan Indonesia dari malnutrisi

NanjombangNews – Cara berkolaborasi lintas sektor untuk menyelamatkan generasi masa depan Indonesia dari malnutrisi

Makassar: Keterlibatan lintas sektor sangat penting untuk mencegah malnutrisi atau dwarfisme.

Dijelaskannya, “Dalam mencapai gizi masyarakat tentunya kita harus bekerjasama dengan berbagai sektor terutama Kementerian Pertanian dan Ketahanan Pangan. Untuk mencapai ketahanan pangan, ada bantuan dari pemerintah dan peran serta lintas sektor, dan tentunya setiap orang berpartisipasi,” Rosmini juga dikutip mengatakan. di antaraMinggu, 15 Januari 2023.

menurut dia, dwarfisme Hal ini berkaitan erat dengan asupan makanan. Jika asupan nutrisinya baik, maka tumbuh kembang anak akan normal, begitu pula sebaliknya.

Dalam hal pemenuhan asupan makanan, kata Rosmini, dapat dipengaruhi beberapa faktor, antara lain ketersediaan pangan, tingkat pendidikan atau pengetahuan, hingga ketidakpedulian masyarakat.





Apa pendapat Anda tentang artikel ini?

“Mungkin karena sakit karena kurang gizi, atau karena tidak mampu (menjadi miskin), kurang gizi, atau tidak mau memperbaiki asupan makanannya karena belum paham,” ujarnya.

Menurutnya, prevalensi stunting di Provinsi Sulawesi Selatan mencapai 27,4 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional.

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penanggulangan Stunting, sasaran percepatan penurunan stunting mencakup anak usia dini, ibu hamil, remaja putri, dan calon pengantin, karena stunting erat kaitannya dengan terjadinya anemia pada ibu hamil. wanita dan wanita muda.

“Melakukan aksi konvergensi yang spesifik dan sensitif merupakan salah satu upaya pencegahan stunting dengan memberdayakan berbagai pihak. Oleh karena itu, aksi stop stunting juga akan terus berlanjut di tahun 2023,” ujarnya.

Sementara itu, dalam upaya lain, Dinas Kesehatan Sulsel terus memastikan pemantauan berat badan anak setiap bulan melalui posyandu.

“Pemantauan lebih ketat, dan sekarang sudah ada orang tua angkat. Yang jelas penggunaan Bossendo, penimbangan tiap bulan sangat penting untuk mengurangi stunting,” ujarnya.

Rosmini mengatakan, banyak kabupaten di Sulawesi Selatan yang telah membuat program pengasuhan anak stunting yang sangat bermanfaat untuk percepatan penurunan stunting.

Upaya penurunan gizi hingga ke tingkat desa tidak ada hambatan, kata Rosmini, namun yang terpenting adalah komitmen orang tua terutama ibu dalam mencapai gizi anak.

“Inovasi sangat penting untuk nutrisi dan pencegahan yang lebih baik dwarfismeMisalnya daun kelor. Satu porsi daun kelor sama dengan 14 cangkir susu.

Selain itu, pemberian tablet besi kepada sejumlah sasaran, seperti anak sekolah, remaja, calon pengantin, dan ibu hamil, juga menjadi langkah preventif. dwarfisme atau mencegah anak-anak dwarfisme yang baru.

“Oleh karena itu, semua sektor harus bekerja sama untuk kehidupan yang lebih baik dalam melahirkan generasi emas 2045,” kata Rosmini.

Jangan lupa untuk menindaklanjuti update Dan berita lainnya Mengikuti akun Google News Medcom.id.

(Tuhan berdoa padanya)

Check Also

Amazing Bandara Arab Saudi menerima jemaah, mulai 21 Mei 2023

Amazing Bandara Arab Saudi menerima jemaah, mulai 21 Mei 2023

NanjombangNews – Bandara Arab Saudi menerima jemaah, mulai 21 Mei 2023 IHRAM.CO.ID, RIYADH – Otoritas …