Optimis mampu merealisasikan investasi Rp 1.400 T.

NanjombangNews – Optimis mampu merealisasikan investasi Rp 1.400 T.

balikpapan-Menteri Penanaman Modal/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahdalia optimistis mampu mencapai target investasi 2023 sebesar Rp 1.400 triliun. Namun, asalkan kondisi di negara tersebut stabil. Terutama dalam politik.

“Saya optimis bisa mencapai 1400 triliun rupiah, tapi dengan catatan, stabilitas Indonesia harus baik. Jangan main-main dengan bajingan dan berudu. Jangan terus-terusan mengkhawatirkan bisnis.” nomor Logis ” Jawapos.comJumat (13/1).

Bahlil mengungkapkan, pemerintah menargetkan sejumlah sektor yang terus dikembangkan untuk mencapai target investasi Rp 1.400 triliun tahun ini. Sektor-sektor tersebut antara lain hilirisasi, energi hijau, pangan, dan pariwisata.

“Sektor yang kita dorong, hilir, energi hijauindustri tembaga makanan hilir, minyak dan gas Dan terutama nikel yang harus terus kami bangun, baterainya. Dan juga pariwisata, karena menciptakan banyak lapangan kerja, kemudian pertambangan dan peternakan.”

Lebih lanjut, Bahlil menegaskan stabilitas politik harus baik agar dampak investasi juga positif. “Kalau stabilitas politik kita bagus, saya optimis, pertumbuhan ekonomi dan investasi kita bagus, tapi kalau stabilitas politik kita tidak bagus, itu akan menjadi malapetaka. Itu sebabnya kita harus menentukan mana yang lebih dulu karena kondisi global tidak sangat menggembirakan,” tambahnya.

Bahlil juga menyatakan bahwa Indonesia membutuhkan kepemimpinan yang kuat, tegas dan berani. Ia juga berharap para pemimpin Indonesia selanjutnya tidak hanya cerdas, tetapi tidak mudah diintervensi oleh siapapun dan negara manapun.

Kita membutuhkan pemimpin yang tegas, berani, dan tabah. jika gaKalau saja pemimpinnya pintar, cukup dia menjadi rektor universitas Hanya. Pemimpin negara ini selain pintar harus punya Kepemimpinan. Berani mengambil keputusan. Berani berbeda dari orang lain jika apa yang Anda yakini benar untuk orang lain dan Anda tidak ingin ada yang ikut campur.”

Menurut Pahlil, Indonesia membutuhkan pemimpin seperti ini untuk mencapai target Rp 1.400 triliun dan menjaga pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen. “Indonesia membutuhkan pemimpin seperti itu untuk membangun investasi Rp 1.400 triliun dan ekonomi di atas 5 persen,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan angka kemiskinan dan pengangguran di Indonesia menurun tahun lalu dibandingkan dengan kondisi tahun 2021. Keduanya kompak menurun seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang baik diikuti dengan banyaknya investasi.

“Alhamdulillah, angka kemiskinan dari 10,1 persen pada 2022 kembali satu digit menjadi 9,54 persen. Tingkat pengangguran dari 2021 ke 2022 (dari) 7,1 persen turun menjadi 5,9 persen karena banyaknya investasi di negara kita,” kata Jokowi. .

Di sisi investasi, Jokowi menjelaskan bahwa kontribusinya terhadap kondisi ekonomi karena didorong oleh pemerataan aliran modal tidak hanya di Jawa tetapi juga di luar Jawa. Padahal, menurut dia, investasi di luar Jawa saat ini lebih tinggi dibandingkan di Jawa.

Di luar Jawa, dia menjelaskan, capaian investasi mencapai 53 persen pada 2022. Artinya, kata Jokowi, investasi di Jawa pada 2022 hanya 40 persen. “Kalau kita lihat sebagian aliran modal masuk dan keluar Jawa, sekarang di luar Jawa sebenarnya lebih besar dari yang di Jawa,” jelasnya.

Jokowi mempertanyakan fakta ini, dan mengaku akan terus mendorong keadilan ekonomi agar investasi tumbuh di daerah selain Jawa. Apalagi Indonesia kini memiliki 17 ribu kelompok dan mengingatkan bahwa investasi dan PDB ekonomi bisa diperoleh dari daerah selain Jawa.

Menurutnya, saat ini 56 persen dari angka PDB berada di Pulau Jawa. Sementara daerah lain hanyalah sisa-sisa. “Kalau ini (investasi) terus meningkat, berarti pemerataan ekonomi bukan hanya di Jawa tapi terjadi di luar Jawa karena kita tahu kita punya 17 ribu pulau. Ini yang ingin kita terus lakukan dengan keadilan ekonomi.” (jpg/ndu/k8)

Check Also

Biaya Haji Rp 69 Juta, Komite Haji Nasional: Peningkatan biaya untuk kemanfaatan dan kesinambungan keuangan haji

Biaya Haji Rp 69 Juta, Komite Haji Nasional: Peningkatan biaya untuk kemanfaatan dan kesinambungan keuangan haji

NanjombangNews – Biaya Haji Rp 69 Juta, Komite Haji Nasional: Peningkatan biaya untuk kemanfaatan dan …