Sebut Seleksi PDIP Simpan Capres, Last Minute Announcement?

NanjombangNews – Sebut Seleksi PDIP Simpan Capres, Last Minute Announcement?

PDIP lebih memilih menyimpan pencalonan capres dan cawapres yang sudah ada di kantong Megawati.

PORTALMEDIA.ID – Analis politik dan Direktur Eksekutif Otoritas Politik Indonesia, Arif Brothers, menilai PDIP memiliki potensi besar sebagai koalisi tunggal di Pilpres 2024.

Menurut Ikhwan, berdasarkan ambang batas presiden, Partai Progresif Demokratik merupakan satu-satunya partai yang memiliki tiket emas untuk bisa mencalonkan calon presiden tanpa berkoalisi dengan partai lain. Dengan modal kursi DRC saat ini, PDIP bisa mencalonkan Presiden dan Wakil Presidennya sendiri.

iklan pdam

“PDIP memiliki dua calon presiden potensial di tahun 2024, berdasarkan pidato Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, besar kemungkinan PDIP akan mengusung capres dan cawapresnya, dan tidak menutup kemungkinan ada partai lain. tertarik bergabung dengan koalisi PDIP.Berdasarkan perhitungan ambang batas presiden, PDIP dapat menunjuk Puan atau Ganjar tanpa berkoalisi dengan parpol lain. meningkatkan kekuatan politik dalam memenangkan “suara” pemilih, kata Ikhwan, Kamis (12/1/2023) yang dilansir Okzone.

Baca juga: Kehebohan yang menimpa calon dari Partai Progresif Demokratik, Megawati: Saya berhak berurusan dengan calon!

Menurutnya, PDIP akan merepotkan jika mengusung capres dan cawapres, namun PDIP memiliki infrastruktur politik yang kuat. Berdasarkan hasil pemilu sebelumnya, Partai Progresif Demokratik berhasil mengoperasikan mesin partai sehingga meraih kemenangan beruntun. Inilah potensi besar bagi PDIP untuk membentuk koalisi tunggal.

“Melihat pemilu sebelumnya, Partai Progresif Demokratik berhasil memperoleh jumlah kursi terbanyak di tingkat legislatif dan eksekutif. Besar kemungkinan partai tersebut akan memiliki kepercayaan pada pemilihan presiden 2024 dengan mengusung calonnya sendiri,” kata Ikhwan.

Beberapa waktu lalu, PDIP menggelar rapat politik dengan mengunjungi beberapa petinggi partai politik, yakni Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum Partai Buruh. Berpesta. Partai NasDem Surya Palu. Akibatnya, pertemuan tersebut tidak menunjukkan titik temu untuk membentuk aliansi.

Baca Juga: Usulan Megawati Jadi Calon Presiden 2024, PDIP: Usulan yang Masuk Akal dan Menarik

“Eksplorasi politik yang dikemas dalam silaturahim politik PDIP sebenarnya ingin menawarkan koalisi dengan parpol mana saja dan terutama yang diutus oleh Puan Maharani sebagai salah satu calon presiden dari internal PDIP. nama politik menggambarkan Puan Maharani sebagai calon presiden terkuat partai.”

Ia menyebut Puan Maharani memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan tiket presiden dibandingkan Jangar Pranow, hal itu terbukti saat Presiden PDIP Megawati Soekarnoputri mengirim Puan Maharani untuk penilaian politik beberapa waktu lalu.

Ikhwan mengatakan, tergantung garis keturunan atau garis keturunan Sukarno, kekuatan negosiasi Puan memang lebih besar, dan kedekatannya dengan Megawati sebagai ketua jenderal menjadi faktor utama peluang mendapatkan tiket capres yang lebih besar. Apalagi kini Puan adalah Ketua DPR RI, sehingga tidak menutup kemungkinan langkah Ganjar semakin sempit.

Baca Juga: Dukung Relativisme Tertutup, PDIP Sebut Jika Sistem Terbuka Caleg Butuh Modal Minimal Rp 5 Miliar

“Gangar Branovo bisa saja memenangkan tiket presiden dari PDIP, karena hingga saat ini Gangjar telah menunjukkan kedisiplinan untuk menunggu instruksi pemilihan Ketua Umum, meskipun tekanan untuk mencalonkan diri sebagai calon presiden dari para relawan politiknya sangat kuat. Posisi politik dinilai mampu mempengaruhi arah pemilihan pengurus partai dalam menentukan siapa yang benar-benar layak mewakili suara partai.

Ia juga mengatakan tidak menutup kemungkinan keduanya bisa mewakili suara PDIP untuk mencalonkan diri sebagai presiden atau wakil presiden.

Lihat berita dan artikel lainnya di Google Berita

Editor Portal Media menerima skrip laporan warga. Silakan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp 0811892345. Pastikan mengirimkan foto sesuai isi laporan yang disampaikan dalam format landscape.

Check Also

Biaya Haji Rp 69 Juta, Komite Haji Nasional: Peningkatan biaya untuk kemanfaatan dan kesinambungan keuangan haji

Biaya Haji Rp 69 Juta, Komite Haji Nasional: Peningkatan biaya untuk kemanfaatan dan kesinambungan keuangan haji

NanjombangNews – Biaya Haji Rp 69 Juta, Komite Haji Nasional: Peningkatan biaya untuk kemanfaatan dan …