Wow Pilot Papua, Pemilik Puluhan Senjata Api Ilegal, Masih Diselidiki – Paraparatv

NanjombangNews – Pilot Papua, Pemilik Puluhan Senjata Api Ilegal, Masih Diselidiki – Paraparatv

paraparatv.

Pasalnya, senjata api ilegal tersebut diduga dipasok ke organisasi Kelompok Teroris Separatis (KST) di Papua.

Namun, untuk memastikan identifikasi senjata api tersebut, AG saat ini sedang dalam penyelidikan intensif oleh Otoritas Filipina, di mana dia telah ditangkap.

Saat ditemui Pangdam 17/Gendrosih Mayjen TNI Muhammad Salih Mustafa saat penyerahan bantuan logistik kepada masyarakat Kewirok, Gunung Bintang, Rabu (11/1) menegaskan kasus ini masih dalam penyelidikan.

Namun, saat ini yang dapat disimpulkan adalah pelaku telah melakukan perbuatan melawan hukum berupa kepemilikan senjata api secara tidak sah.

“Ini sedang dalam penyelidikan, dan yang jelas bukti menunjukkan bahwa dia melakukan upaya untuk membeli senjata,” kata Panglima TNI Muhammad Salih Mustafa.

Lebih lanjut Pangdam mengatakan, banyak dari mereka adalah pemuda Papua yang bergabung dengan gerakan KKB di Papua karena kondisi ekonomi yang kurang menguntungkan.

Untuk itu, pemerintah terus berupaya melakukan pendekatan kesejahteraan agar para pemuda ini dapat melakukan kegiatan yang berkualitas sehingga dapat meningkatkan taraf hidup mereka menjadi lebih baik, terutama untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Inilah rintangan kehidupan nyata di Papua, karena tidak ada pekerjaan, tidak ada kehidupan yang memberikan jaminan, dan uang susah akhirnya mencari uang mudah. ​​Karena saya mencari uang mudah, saya bergabung dengan mereka dan bergabung dengan KKB,” kata komandan militer.

Sementara bagi para pelaku kejahatan terhadap kemanusiaan di Papua, Pangdam memastikan akan ditindak secara hukum dan terukur.

“Dan ini sesuai arahan Panglima TNI, kami akan menerapkan hukum secara terukur, bukan terhadap kelompok tapi siapa saja yang melakukannya, dan ini yang akan kami tangkap,” kata Pangdam.

Sehingga siapapun yang melakukan perbuatan melawan hukum di Indonesia berhadapan dengan proses penegakan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Seperti diketahui, AG adalah pilot asal Papua yang ditangkap otoritas Filipina karena memiliki puluhan senjata api ilegal. AG diduga menjadi penyuplai senjata api kepada kelompok teroris yang melakukan aksi teror di wilayah Papua Benungon.

AG ditangkap pada Sabtu 7 Januari 2023 bersama dua warga negara Filipina. (RZR)

Check Also

Amazing Bandara Arab Saudi menerima jemaah, mulai 21 Mei 2023

Amazing Bandara Arab Saudi menerima jemaah, mulai 21 Mei 2023

NanjombangNews – Bandara Arab Saudi menerima jemaah, mulai 21 Mei 2023 IHRAM.CO.ID, RIYADH – Otoritas …