Mantap Penjualan listrik ke PLN per November 2022 meningkat 6,61 persen

NanjombangNews – Penjualan listrik ke PLN per November 2022 meningkat 6,61 persen

Petugas PLN melakukan pergantian meteran listrik di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Rabu (15/5/2019). Foto: Irfan Uday Saputra/File
Penjualan listrik PT PLN (Persero) mengalami peningkatan yang signifikan selama masa recovery Ekonomi Setelah epidemi. Kumulatif penjualan PLN hingga November 2022 mencapai 250,4 terawatt jam (terawatt jam) dimana secara tahunan (YoY) tumbuh sebesar 6,61 persen.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan pemulihan ekonomi menjadi salah satu pendorong pertumbuhan listrik tahun ini. Ia menjelaskan, konsumsi listrik di sektor domestik masih dominan, meski dari sisi industri dan komersial jauh lebih baik dibandingkan saat pandemi sebelumnya.

“Ini merupakan sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Kami PLN tentunya siap mendukung pertumbuhan ekonomi dengan pasokan listrik yang handal sehingga sektor industri dan dunia usaha khususnya dapat bersaing dan berkembang,” kata Darmawan dalam keterangan resmi, Sabtu. . (24/12).

Darmawan menjelaskan sektor yang paling banyak menyumbang konsumsi listrik pada tahun 2022 adalah sektor domestik yaitu sebesar 106,23 TWh (42,43%). Diikuti oleh sektor industri dengan nilai 81,17 TWh (32,42 persen), kemudian sektor bisnis dengan nilai 43,99 TWh (17,57 persen), sektor sosial dengan nilai 9,18 TWh (3,67 persen) dan sektor publik dengan 7,82 TWh.jam (3,13%).

Dirut PLN Dharmawan Prasodjo mengadakan panggilan listrik siaga Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Selasa (20/12/2022). Foto: Aditya Noviansyah/koil

“Ekonomi yang membaik di masa pascapandemi berdampak langsung pada pertumbuhan penjualan listrik di PLN, khususnya di sektor industri dan bisnis,” ujarnya.

Sedangkan untuk sektor rumah tangga, industri dan komersial tumbuh masing-masing sebesar 0,55 persen, 10,55 persen dan 13,8 persen year on year. Selain kegiatan belajar mengajar dan beribadah yang mulai dilakukan secara offline, penggunaan listrik di bidang sosial juga tumbuh sebesar 16,51 persen year on year.

Ia menambahkan, “Pada November 2022 saja, kami mampu mencatatkan penjualan listrik sebesar 22,9 terawatt hour. Dibandingkan dengan penjualan pada November tahun lalu, terjadi peningkatan sebesar 2,31 persen.”

Konversi listrik berbayar

Pengunjung melihat proses pengisian kendaraan listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kantor UP3 PT PLN (Persero) Palu di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (9/3/2022). Foto: Foto Mohamed Hamza/Antara

Ia menambahkan, faktor pendorong meningkatnya konsumsi listrik karena perubahan gaya hidup masyarakat yang sebelumnya mengandalkan energi berbasis BBM menjadi energi listrik. Selain itu, PLN juga terus berupaya meningkatkan penjualan tenaga listrik dengan mendukung kegiatan produktif masyarakat.

Salah satu upaya PLN adalah melalui program elektrifikasi pertanian (EA) yang menyasar sektor pertanian atau peternakan. Program ini dirancang untuk mendorong penggunaan teknologi guna meningkatkan produktivitas petani atau peternak melalui penggunaan tenaga listrik.

“Total penjualan listrik EA tumbuh signifikan. Hingga November 2022, penjualan listrik EA tumbuh sebesar 4,67 TWh atau mengalami pertumbuhan penjualan sebesar 20,98 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” kata Dharmawan.

Ia menambahkan pada 2023, PLN menargetkan penjualan listrik nasional mencapai 283,22 TWh atau tumbuh sekitar 5,35 persen.

Ia menyimpulkan, “Pertumbuhan tercepat diperkirakan terjadi di beberapa daerah di luar Jawa, seperti Maluku, Kalimantan, hingga Nusa Tenggara Timur. Ambil contoh Maluku yang konsumsi listriknya diperkirakan naik menjadi 26,61 persen pada 2023.”

Check Also

Wow Aris Paywai asli Sulawesi Selatan Jadi Plt Wali Kota Batu, Komitmen Pengembangan Pariwisata di Jawa Timur

Wow Aris Paywai asli Sulawesi Selatan Jadi Plt Wali Kota Batu, Komitmen Pengembangan Pariwisata di Jawa Timur

NanjombangNews – Aris Paywai asli Sulawesi Selatan Jadi Plt Wali Kota Batu, Komitmen Pengembangan Pariwisata …